Pengantar Creativepreneur: Menjadi Wirausaha Kreatif

Pada 2012 yang lalu, saya pernah menulis naskah mengenai Creativepreneur yang pada akhirnya tidak jadi diterbitkan karena saya kurang sreg dengan sistem yang diajukan salah satu agensi tempat saya memulai karier kepenulisan saya.

19 Februari 2012 dengan revisi 28 Februari 2012
Abaikan noda merah yang tak terlupakan :v :v

Karena merasa sayang naskah ini hanya memenuhi HDD saya, jadi mulai hari ini akan saya bagikan secara bersambung di blog ini ya.
Oh ya, karena proses penulisan buku ini masih di awal karier saya, mungkin ada banyak hal yang sebenarnya masih perlu diperbaiki. Saya sengaja mengunggah apa adanya di blog ini sebagai kenang-kenangan, kalau saya pernah melalui proses ini, dan sejalan dengan waktu, gaya berbahasa pun akan mengalami perubahan (asalkan sering dilatih)

Selama membaca
Semoga bermanfaat


PENGANTAR

Tingginya tingkat pengangguran dan persaingan di dunia kerja yang semakin ketat membuat kita harus bangkit dan berjuang lebih keras untuk mencari peluang bagi kelangsungan hidup kita sendiri. Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) semakin sering terjadi akibat keadaan perekonomian negara yang tidak stabil. Belum lagi persaingan yang tidak sehat di dunia industri membuat banyak industri menengah-kecil berguguran sehingga lapangan pekerjaan yang sudah sangat sedikit ini menjadi semakin sempit.

Untuk terlepas dari masalah seperti ini, kita sebagai generasi muda yang memiliki semangat juang yang tinggi haruslah mengembangkan cara berpikir kreatif untuk membangun bisnis kreatif milik kita sendiri yang masih sangat memiliki banyak peluang.

Menjadi seorang pebisnis kreatif adalah jalan yang terbaik bagi generasi muda untuk bangkit dari ketergantungan pada dunia kerja yang begitu dinamis. Dengan menjadi creativepreneurship, kita dapat membantu pemerintah untuk mengurangi angka pengangguran yang semakin meningkat dari tahun ke tahun.

Bisnis kreatif adalah bisnis yang hanya memerlukan jiwa dan cara berpikir yang kreatif untuk mewujudkannya. Tidak harus dengan modal besar. Tidak pula harus memiliki peralatan yang serba modern yang canggih. Yang diperlukan di sini adalah otak yang canggih dan mampu berpikir jauh ke depan. Yang kemudian ditambahkan dengan niat dan usaha yang gigih sehingga dapa mewujudkannya dengan sangat mudah

Bisnis kreatif merupakan ladang yang masih sangat subur untuk digarap. Kesempatan masih terbuka lebar asalkan kita tahu bagaimana cara pemanfaatannya. Karena itulah buku ini hadir, untuk membantu calon pebisnis kreatif membangun kerajaan bisnis kreatif miliknya sendiri.

Mari kita bangun bisnis kreatif kita sendiri untuk mewujudkan Indonesia yang lebih kreatif dan inovatif.

Salam



Monica Anggen

Bersambung ke Apa Itu Creativepreneurship?

Label: ,